Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal masih menyisakan banyak pertanyaan. Kesamaran sejarah tersebut bermula dari sejarah kalender Islam. Keinginan untuk mengingat hari kelahiran Nabi Muhammad SAW baru-baru muncul pada masa Khalifah Umar bin Khattab tepatnya pada tahun 638 Masehi (22-23 H). ketika itu Khalifah Umar bin Khattab ingin menjadikan penanggalan Hijriyah sebagai sistem penganggalan yang resmi, khususnya tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW. Namun para sahabat menemukan kesulitan pada penetapan kelahiran Nabi, dikarenakan orang arab dulunya tidak terbiasa mencatat sejarah mereka dengan tulisan, sebab menulis merupakan suatu hal yang baru pada zaman itu, oleh karena itu tidak ada satupun di antara mereka yang mengetahui kapan persis terjadinya kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Meski demikian, orang Arab terbiasa mengingat suatu peristiwa dan sejarah yang besar, seperti halnya penyerahan ka’bah oleh tentara bergajah yang dipimpin oleh Abrahah yang juga bertepatan dengan kelahiran Nabi SAW. Mayoritas masyarakat Arab memperkirakan peristiwa itu terjadi pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal pada Tahun Gajah atau 20 April 571 Masehi.
Read More